Beranda » Uncategorized » 5 Tips Liburan ke Shirakawago saat Musim Dingin

Masih di awal bulan Maret dan salju belum juga musnah dari Shirakawago! Suhu harian sekitar 2 derajat dan saat malam hari bisa di bawah o derajat! Saya yang baru pertama kali bertemu dengan salju, harus survive dari gempuran rasa dingin yang menyayat-nyayat kulit. Dari pengalaman ini, saya akan berbagi 5 tips backpackeran ke Shirakawago saat musim dingin. Liburan ke Jepang saat musim dingin harus memiliki persiapan yang matang, apalagi jika ingin mengeksplorasi tempat wisata Jepang yang unik-unik.

Memesan Penginapan Murah di Shirakawago

Tahukah kamu bahwa Shirakawago menawarkan penginapan unik berupa rumah gassho-zukuri yang juga menyediakan makan malam dan sarapan? Tarifnya pun  sekitar 7000 hingga 10000 Yen saja. Namun, jangan senang dulu ya. Penginapan ini tidak memiliki website, sehingga minasan harus memesannya melalui situs lain. Dan satu lagi, penginapan ini sering kali sudah full booked dua bulan sebelumnya. Jadi, jika ingin bermalam di Shirakawago, minasan tak bisa mendadak mencari penginapan. Karena semua penginapan pasti sudah penuh.

Namun, ada solusi lain yang bisa dipilih. Minasan dapat menginap di hostel, seperti yang saya lakukan. Kala itu saya menginap di Guesthouse Ant Hut dan hanya perlu membayar 4,300 Yen saja! Guesthouse ini juga memiliki jasa penjemputan lho. Minasan bisa memesan Guesthouse Ant Hut di www.agoda.com. atau bisa mencari di www.stayjapan.com

Memanfaatkan Pick-up Service dari Penginapan

Saking dinginnya, saya pun stay di Shirakawago Bus Terminal Ogimachi . Tepat pukul 17.30, Ojiisan dari Guesthouse Ant Hut menjemput saya dengan mobil. Yup, Ant Hut memiliki pick-up service. Manfaatkan jasa ini jika tak ingin berjalan kaki di tengah hujan salju ya.

Salju tebal dan es dengan ketinggian 1 hingga 1,5 meter memang membuat Shirakawago makin indah. Tetapi dinginnya, jangan ditanya lagi deh. Beberapa kali, saya merindukan hangatnya Indonesia

Siapkan Pakaian Anti Dingin

Barang apa saja yang harus dibawa saat ke Shirakawago? Jaket tebal, baju berlapis-lapis, kaos kaki tebal, masker, sarung tangan (bukan untuk naikl motor ya), kupluk dan syal. Hukumnya apa nih membawa barang-barang ini? Hukumnya wajib! Saya sarankan untuk membawa barang-barang yang saya sebutkan di atas, jika tidak ingin membeku di bawah hujan salju.

Menyewa Boots di Shirakawago

Karena jalanan licin dan penuh tumpukan salju, minasan bisa membawa boots dari Indonesia. Bahkan pengumuman membawa boots ini telah disebutkan di tiap penginapan. Maklum, tumpukan salju ini sulit untuk dilewati dengan alas kaki biasa. Lagipula, salju juga bisa membuat sepatu kita basah. Jika tidak memakai boots, saya jamin kalian akan kedinginan dan membeku.

Beruntungnya, beberapa tempat seperti terminal bus dan toko oleh-oleh menawarkan jasa sewa boots dengan tarif 500 yen/hari. Boots dengan beragam ukuran mulai dari anak-anak dan dewasa bisa kita sewa. Sayapun menyewa boots di toko omiyage yang ada di Ogimachi, Shirakawago.

Transportasi ke Shirakawago?

Saya merekomendasikan 2 rute populer yang bisa minasan pilih. Yaitu naik bus dari Kanazawa (Prefektur Ishikawa) atau dari Nagoya (Prefektur Aichi). Keduanya di-cover oleh express bus yang tak perlu ‘ngetem’  dan menunggu lama lho. Rute populer adalah naik bus dari  Kanazawa ke Shirakawago dan kembali ke Kanazawa pada sore harinya. Sehingga tidak bermalam di Shirakawago, tetapi stay di Kanazawa.

Bisa juga dengan berangkat pagi dari Kanazawa dan stay 2 hari 1 malam di Shirakawago. Pada hari kedua, minasan dapat naik bus ke Nagoya pada pukul setengah 3 sore. Inilah dua rute populer yang dapat kita pilih untuk mengakses Shirakawago.

Situs Pemesanan Bus ke Shirakawago

Mau lebih banyak lagi dapat info tips dan liburan hemat  ke Jepang?

Follow kami di

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.