Beranda » Uncategorized » Tips Lolos Imigrasi dengan Bebas Visa Jepang

Ini adalah segelintir curahan hati wisatawan Indonesia pemegang bebas visa Jepang yang visanya ditolak oleh imigrasi. Setelah kebijakan bebas visa ke Jepang dikeluarkan, banyak wisatawan Indonesia mulai memanfaatkan ‘kebijakan sakti” ini.

Namun, setelah selesai membuat elektronik paspor (e-paspor) dan mendapatkan stempel bebas visa Jepang, tetap saja ada wisatawan yang dicekal imigrasi Jepang dan dipulangkan ke Indonesia. Tak jarang, saya pun mendengarkan curahan hati mereka yang selalu dihinggapi rasa tanya. Saya sendiri, sudah dua kali memakai bebas visa ke Jepang dan lolos imigrasi.

Pertama, pada bulan Sepetember tahun 2015, total selama 11  hari saya backpackeran di Jepang melalui Bandara Haneda. Pengalaman kedua pada bulan Maret 2017 ini. Selama 12 hari saya jalan-jalan di area barat Jepang. Sedikit berbeda, kali ini saya masuk melalui Bandara Narita dan pengecekan imigrasi sedikit lebih ketat.

Lengkapi Dokumen untuk Pengecekan Imigrasi Jepang

Berdasarkan pengalaman pribadi, sebelum memasuki pengecekan imigrasi, minasan harus menyiapkan beberapa dokumen. Dokumen tersebut adalah e-paspor, Custom Declaration (bisa diminta di pesawat, di bandara juga tersedia),  dan Disembarkation Card for Foreigner. Ketiga dokumen ini adalah dokumen wajib yang harus kita isi dengan benar dan jujur.

Setelah pengecekan e-paspor, foto dan scan sidik jari, saya diizinkan untuk melanjutkan tahap berikutnya. Lalu, menyerahkan custom declaration saat pengecekan barang. Pastikan bahwa minasan tak membawa barang-barang yang dicekal di Jepang. Namun, yang cukup menegangkan adalah saat tahap pengecekan Disembarkation Card for Foreigner. Petugas meminta dokumennya dan menanyakan satu persatu yang sudah saya tulis. Jika lupa dengan isinya, mungkin bis sedikit mmenimbulkan masalah. Untungnya saya masih mengingat detailnya, barulah petugas mengizinkan saya memasuki Jepang. Sumpah legaaa bangettts!

Saya pun juga mengantisipasi segala macam kemungkinan, seperti adanya random check ataupun petugas imigrasi meminta bukti dokumen lain. Alhasil, saya meng-copy semua bukti booking penginapan, tiket pesawat, dan itinerary. Saya memiliki teman di jepang, kontaknya pun saya simpan untuk jaga-jaga. Nyatanya, saya dapat masuk tanpa ada kendala apapun.

Lalu, mengapa ada beberapa e-paspor dengan bebas visa Jepang yang ditolak oleh imigrasi? Sebenarnya banyak kemungkinan mengapa e-paspor dan bebas visa kita ditolak. Seperti beberapa kasus, banyak pekerja yang sebelumnya memasuki Jepang secara ilegal, maka akan lebih sulit lolos. Adapula, saat random check, kita tak dapat menunjukkan dokumen yang diminta atapun gagal menyakinkan petugas bahwa kita benar-benar hanya akan liburan ke Jepang. Apapun kebijakan dari imigrasi, kita harus tetap menghargai. Karena mereka memiliki tanggung jawab untuk menegakkan kebijakan negara. Selama kita tak memiliki niatan lain dan memiliki dokumen resmi, tak perlu takut untuk menghadapi imigarsi dengan bebas visa Jepang.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.